Laman

Kamis, 23 Oktober 2014

Abon Ikan Non MSG

Abon Ikan Tuna , Ikan Salmon dan Ikan lele sangat baik untuk kesehatan jantung dan untuk pertumbuhan otak anak karena banyak mengandung omega 3.
Diolah dengan cara modern dan higienis serta tanpa penguat rasa sintetis(MSG) sehingga aman dikonsumsi semua kalangan baik orang tua maupun anak-anak.

Abon Ikan Non MSG
Varian Abon Ikan Non MSG
1. Abon Salmon
2. Abon Tuna
3. Abon Lele 




Pemesanan Hubungi :

Dua Putri Jogja
Dian : SMS/Call/WA 08175452088
Pin BB  F845D46F

Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
Pin BB DB284020

Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671
Pin BB D8820FD8

Email : duaputrijogja@gmail.com

Abon Sapi Non MSG

DUA PUTRI JOGJA menyediakan Abon Sapi NAFISA dengan kualitas dan rasa yang spesial, terlebih lagi tanpa menggunakan penguat rasa sintetis (MSG) sehingga sangat cocok untuk hidangan seluruh keluarga.

Abon Sapi Non MSG
Pemesanan Hubungi :


Dua Putri Jogja
Dian : SMS/Call/WA 08175452088
Pin BB  D845D46F

Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
Pin BB DB284020

Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671
Pin BB D8820FD8

Email : duaputrijogja@gmail.com

Senin, 15 September 2014

Abon Nabati NAFISA

Abon Nabati , Apa itu...?
1. Abon yang terbuat dari bahan nabati/non hewani "buah kluwih/sunda:keluwih/braedfruit sehingga rendah kolesterol

2. Sangat cocok buat vegetarian karena tanpa bahan hewani

Legalitas :
Halal MUI : 121000022011
Ijin DINKES :305/12.01/1998

Komposisi :
- Kluwih
- Kacang tholo
- Bumbu rempah-rempah
- Cabai (khusus rasa pedas)

Varian  untuk non vegetarian :
1. Rasa Kaldu ayam murni (manis/pedas)
2. Rasa Kaldu sapi murni (manis/pedas)

Untuk vegetarian menerima pemesanan khusus tanpa unsur hewani

Abon Nabati Non MSG

Pemesanan Hubungi :


Dua Putri Jogja
Dian : SMS/Call/WA 08175452088
Pin BB  D845D46F

Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
Pin BB DB284020

Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671
Pin BB D8820FD8

Email : duaputrijogja@gmail.com

Jumat, 06 Juni 2014

Mie Sayur Organik NAFISA

Mie Sayur NAFISA

Ada delapan  varian mie sayur organik NAFISA :
1. Mie Bayam
2. Mie Sawi
3. Mie Tomat
4. Mie Wortel
5. Mie Ubi Ungu
6. Mie Beetroot
7. Mie Brokoli
8. Mie Cabe Merah

dengan varian bumbu :
1. Mie goreng biasa
2. Mie goreng pedas
3. Ayam bawang biasa
4. Ayam bawang pedas
5. Kari
6. Soto
7. Rendang
8. Tomyam

Pemesanan Hubungi :


Dua Putri Jogja
Dian : SMS/Call/WA 08175452088
Pin BB  D845D46F

Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
Pin BB DB284020

Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671
Pin BB D8820FD8

Email : duaputrijogja@gmail.com

Sabtu, 24 Mei 2014

Bumbu Pecel Bu Rejo

Bumbu Pecel Bu Rejo adalah bumbu pecel khas yogyakarta yang sehat karena tanpa mengandung penyedap rasa (MSG) dan pengawet.

Tersedia kemasan :

  • 100 Gram
  • 200 Gram
Expired date : 6 bulan

Bumbu Pecel Bu Rejo
Pemesanan Hubungi :

Dua Putri Jogja
Dian : SMS/Call/WA 08175452088
Pin BB  D845D46F

Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
Pin BB DB284020

Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671
Pin BB D8820FD8

Email : duaputrijogja@gmail.com

Minggu, 04 Mei 2014

Minyak Goreng Kelapa Virgin NAFISA

Minyak goreng kelapa virgin (VCO) NAFISA  terbuat dari kelapa segar dengan berbagai keunggulan :
  1. Lebih Jernih
  2. Lebih Hemat
  3. Lebih Sehat
  4. Lebih Higienis
  5. Halal
  6. Bebas Kolesterol
    Minyak Goreng VCO NAFISA

    Selain baik untuk kesehatan, minyak goreng NAFISA juga cocok untuk program diet anda karena minyak NAFISA  tidak terdeposit dalam tubuh, mengandung MCFA(lemak rantai sedang) yang lebih mudah dicerna, diserap dan diangkut oleh sel sehingga sering disebut sebagai sumber energi siap pakai.
    Dari sisi rasa, makanan yang digoreng dengan minyak NAFISA lebih renyah karena minyak tidak menyerap dalam makanan/gorengan.Hasil gorengan lebih kering.
    Minyak goreng ini lebih ekonomis, karena Minyak NAFISA tidak cepat jenuh, sehingga tetap jernih, dapat digunakan sampai 3 kali minyak goreng biasa.
    Proses pembuatan minyak goreng NAFISA berbeda dengan minyak goreng konvensional, karena dibuat dengan metode emulsi dan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya sehingga minyak yang dihasilkan lebih sehat.



    PERBANDINGAN KANDUNGAN KOLESTEROL
    PADA BEBERAPA JENIS MINYAK

    NO
    JENIS MINYAK
    JUMLAH KANDUNGAN KOLESTEROL
    (PARTS PER MILLION)
    1
    Minyak Kelapa VCO
    0
    2
    Minyak Kernel Sawit
    9-40
    3
    Minyak Bunga Matahari
    8-44
    4
    Minyak Sawit
    13-19
    5
    Minyak Soya
    20-35
    6
    Minyak Bici Kapas
    28-108
    7
    Minyak Rapeseed
    25-80
    8
    Minyak Jagung
    18-95
    9
    Minyak Lemak Sapi
    800-1400
    10
    Mentega
    2200-4100
    11
    Lemak Babi
    3000-400
    * Hasil Lab. Pusat Studi Pangan dan Gizi, UGM Yogyakarta
    Minyak VCO
    Minyak Diet
    Minyak Sehat

    Berminat Hubungi :
    DUA PUTRI JOGJA



    Dian : SMS/Call/WA 08175452088
    Pin BB  D845D46F

    Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
    Pin BB DB284020

    Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671

    Pin BB D8820FD8
    Email : duaputrijogja@gmail.com

    Dibuka peluang Agen dan Reseller diseluruh Indonesia dengan harga spesial

    Jumat, 21 Februari 2014

    Seputar Zat Aditif

       
    APA ITU ZAT ADITIF ???
            Sebagian besar masyarakat kita, paling suka berbagai kegiatan yang sifatnya praktis dan dapat dilakukan dengan cepat. Dari makanan pun juga sangat suka yang sifatnya praktis dan mudah di buat. Salah satunya yaitu mie instant. Makanan yang satu ini sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat kita. Tapi tahukah anda, ternyata mie instant sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh anda. Kenapa tidak sehat ??? Karena di dalam mie instan banyak terkandung ZAT ADDITIVE . Apa itu Zat Aditif ?
    Zat aditif pada makanan adalah zat yang ditambahkan dalam makanan untuk meningkatkan kualitas dari makanan tersebut. Zat aditif dapat meliputi zat pewarna, zat pengawet, zat pemanis, zat penyedap (penguat rasa), zat pengembang, zat pemutih dan zat pengempal.

            Zat aditif pada makanan adalah zat yang ditambahkan dalam makanan untuk meningkatkan kualitas dari makanan tersebut. Zat aditif dapat meliputi zat pewarna, zat pengawet, zat pemanis, zat penyedap (penguat rasa), zat pengembang, zat pemutih daan zat pengempal.

    A. Zat Pewarna pada Makanan
                Zat pewarna makanan adalah bahan tambahan yang digunakan untuk memperbaiki tampilan warna makanan, sehingga makanan menjadi lebih menarik dan menggugah selera.
    fungsi dari zat pewarna adalah:
    1.      Memperbaiki warna makanan yang seragam.
    2.      Memperbaiki penampilan makanan.
    3.      Sebagai indikator visual untuk menentukan kualitas makanan.
    4.      Mendapatkan warna yang lebih tua dari warna aslinya.
    5.      Mempertahankan warna agar tidak pudar karena cahaya matahari atau pengaruh lainnya.

    Zat pewarna dibagi menjadi dua jenis yaitu zat pewarna alami dan buatan/sintetis.
    Contoh pewarna alami:
    Zat pewarna klorofil dari daun suji untuk warna hijau
    Zat pewarna kurkumin dari kunyit untuk warna kuning,
    Zat pewarna kapxantin dari cabai untuk warna merah
    Zat pewarna antosianin dari bit untuk warna abu-abu violet pada pH 8 dari warna merah pada pH < 8.
    Beta karoten pada wortel untuk warna kuning
    Ultramarin warna biru
    Contoh pewarna sintetis:
    Biru berlian pada kacang polong
     Anato pada es krim
    Kuning FCF pada mie instant
     Tartrazin warna kuning pada mie instan
    Erytrosin warna merah pada makanan ringan
     Karmoisin warna merah pada minuman sirup
    Amarant warna merah
    Sunset yellow warna kuning pada kentang goreng
    Ponceau 4R warna merah jingga pada roti kering

    B.  Zat Pengawet pada Makanan
    aBhan pengawet makanan adalah bahan yang ditambahkan pada makanan dengan tujuan di antaranya.
    1.      Mencegah pembusukan.
    2.      Mencegah perubahan warnadan rasa pada makanan.
    3.      Mencegah perubahan struktur kimia pada makanan
    4.      Membunuh bakteri pembusuk.
    5.      Menghentikan aktifitas bakteri pembusuk

    Bahan pengawet dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pengawet alami dan pengawet buatan.
    1. Pengawet alami
    a)        Pengasaman (asidulan). Contoh: pengawetan acar mentimun, bawang merah dan asinan buah atau sayuran.
    b)        Menggunakan gula dan garam. Contoh: manisan buah dan ikan asin
    c)        Pengasapan. Contoh:daging dan ikan asap
    d)        Pendinginan. Contoh: sayuran, buah, ikan, dan daging, dalam leniari es dapat bertahan lama
    e)        Asam aksorbat (vitamin C), tokoferol (vitamin E), dan bekataroten sebagai antioksidan.

    2. Pengawet buatan
    a.        Natriun benzoat, asam benzoat dapat menghambat pertumbuhan bakteri. contoh: pada minuman ringan, saus, kecap, selai, dll.
    b.        Asam propionat, untuk mengawetkan roti dan keju olahan.
    c.         Natrium nitrit (sendawa chili), untuk mengawetkan daging olahan, sosis, kornet,dll.
    d.        Kalium sulfit sebagai antioksidan, mencegah pencokelatan (browning) pada kentang goreng, udang beku, dan konsentrat sari nanas.
    e.        Butil hidroksi anisol (BHA), butil hidroksi toluena (BHT). Tersier butil hidroksi quinolin (TBHQ), propil galas (PG) sebagai antioksidan pada minyak goreng dan margarin.
    f.          Asam cuka 4%, digunakan untuk rnencegah pembusukan oleh jamur pada roti.

    Pengaruh bahan pengawet bagi kesehatan:
    1.     Formalin (Formaldehid) adalah bahan yang digunakan untuk mengawetkan mayat dan preparat biologi. Formalin biasa dipakai untuk mengawetkan  mie basah, daging, dll. Nama lain formalin adalah morbicid, formol, oxornetan, metanal. Dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan, jantung dan kanker paru-paru.
    2.     Boraks biasa digunakan untuk mengawetkan baso, mie basah, lontong, dan pangsit. Bahaya bagi kesehatan menyebabkan gangguan pada otak, hati, dan kulit.
    3.     Asam salisilat sebagai bahan dasar pembuatan obat sakit kepala sering disalahgunakan untuk mengawetkan makanan.
    4.     Penggunaan antioksidan BHA dan BHT dalarn jangka waktu lama dapat menyebabkan kelainan pada kromosom.
    5.     Penggunaan senyawa sulfit dapat menyebabkan sesak napas, gatal-gatal, dan bengkak.
    6.     Natrium nitrit (sendawa chili) yang digunakan untuk mengawetkan daging dan ikan asin dapat berubah menjadi senyawa nitrosimin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).

    C. Bahan Pemanis pada Makanan
    Bahan pemanis merupakan zat yang dapat menimbulkan rasa manis. Pemanis dikelompokkan ke dalam dua golongan yaitu:
    1.        Pemanis alami merupakan jenis pemanis yang diperoleh dari bahan alami.
    Contoh: gula pasir dari tebu, gula merah dari pohon aren, dan madu yang diperoleh dari lebah
    2.        Pemanis sintesis merupakan jenis pemanis yang diperoleh dari bahan pemanis makanan, yang digunakan agar rasa makanan lebih manis dari aslinya. Pemanis buatan rendah kalori sehingga cocok untuk penderita penyakit diabetes mellitus, akan tetapi penggunaan secara terus menerus  dapat menimbulkan penyakit.
    Contoh pemanis sintetis yang penggunaannya belum dilarang:
    sakarin             • manitol                 • sorbitol
    siklamat           • xilitol                    • vlavonoid
    dulsin               • kalim acesulfam   • laktiol
    aspartam         • sukralosa              • isomalt
    maltitol

    D. Bahan Penyedap Makanan
    Bahan penyedap makanan terdiri dari:
    1.        Penyedap aroma (flavour)

    Penyedap aroma dapat memberikan aroma yang khas pada makanan, contoh:
     Amil kaproat, aroma nenas pada kue nastar
     Benzaldehid, aroma cherry dan almond
    Vanilin, aroma panili pengharum kue
     Diasetil, aroma mentega
     Menthol, aroma mint
    Eugenol, aroma rempah-rempah (cengkeh)
    Amil asetat, aroma pisang
    Benzil asetat, aroma strawberry

    2.        Penyedap rasa (flavour enhancher) merupakan bahan tambahan pangan yang dapat memberikan atau mempertegas rasa. Penyedap dapat berasal dari:
    Penyedap alami, penyedap rasa yang berasal dari bahan-bahan alami seperti: bawang merah, bawang putih, laos, biji pala, cengkih, dawn salam, serai, kayu manis, lada, jahe, dan rempah-rempah.
    Penyedap buatan (sintetis), penyedap rasa yang umum adalah monosodium glutamat (MSG) yang dibuat dari fermentasi dengan bantuan bakteri Micrococus glulaticus. Penyedap rasa yang lain: garam guanilat, dan garam inosinat. Penggunaan MSG secara berlebihan dapat menimbulkan gejala penyakit CRS (Chinese Restaurant Syndrome) dengan gejala: pusing, sakit perut, nyeri pada leher dan punggung, dan sesak napas.


    E.  Bahan Aditif Lainnya
    1)      Bahan anti kempal (anti kerak).
    Dapat mempertahankan butiran pada makanan yang bersifat higroskopis (mudah menyerap air, seperti tepung), contoh:  kalsium silikat, natrium alumino silikat, dan magnesium silikat.
    2)      Bahan pengembang, contoh: ragi dan natrium karbonat.
    3)      Bahan pemucat, contoh: benzoil peroksida dan kalium bromat.
    4)      Bahan pengeras (pemantap), contoh: kalsium karbonat, kalsium sitrat, kalsium klorida, dan kalsium peletinat.

    Kamis, 06 Februari 2014

    Aneka Kaldu Non Msg


    Kami menyediakan aneka kaldu hewani maupun nabati non msg
    Kaldu Hewani :
    1. Kaldu Ayam Alsultan
    2. Kaldu Sapi Alsultan


    Kaldu Nabati :

    Kaldu Jamur


    Baik kaldu hewani maupun kaldu nabati dapat digunakan untuk penyedap masakan berkuah maupun langsung untuk penyedap aneka keripik.



    Dua Putri Jogja
    Dian : SMS/Call/WA 08175452088
    Pin BB  D845D46F

    Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
    Pin BB DB284020

    Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671
    Pin BB D8820FD8

    Email : duaputrijogja@gmail.com

    Kecap Organik NAFISA


    Membangkitkan kembali gaya hidup sehat itu, bukanlah satu hal yang mudah. Terlebih pada masa sekarang ini, dimana segala makanan dibuat secara instan deni satu kata kemudahan. Semua serba instan, kalau dulu kita hanya mengenal mie instan sekarang bubur instan sudah mulai menjadi alternative yang dipilih oleh sebagian ibu untuk menggantikan bubur ayam. Rasanya?? Apalagi yang dominan selain MSG.
          Sebagai seorang ibu, pasti ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga. Terlebih yang berkaitan dengan masakan. Pastinya ingin selalu bisa memasak masakan yang lezat, sehat, halal dan sangat disuka oleh keluarga. Untuk kecap, pastikan ibu memilih Kecap Organik Nafisa sebagai teman setia ibu memasak di dapur. Selain rasanya yang sangat pas di lidah, kecap organik Nafisa juga tanpa msg dan tanpa bahan pengawet makanan. Sehingga lebih sehat dan lebih aman untuk keluarga.
    Kecap Organik Nafisa

             Kecap Organik Nafisa adalah kecap organik tradisional yang dibuat dari bahan-bahan alami organik tanpa menggunakan zat pengawet, pewarna ataupun zat tambahan.Kecap ini diproduksi dari kedelai hitam, gula, hingga garam organik pilihan,  Sebuah jaminan kualitas bahwa kami mengutamakan keamanan dan kesehatan dalam mengkonsumsi makanan.
            KEDELAI HITAM BERMANFAAT untuk mencegah kanker, mencegah diabetes, menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik , mencegah penuaan dini, mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dll

            Kecap organik Nafisa terdapat dua varian yaitu kecap gula jawa dan kecap gula aren, bahkan jika anda seorang vegetarian dapat memesan kecap tanpa bawang putih (sesuai pesanan).

     Kami menghadirkan produk kecap organik dengan kemasan 140ml dan 300 ml.




    Dua Putri Jogja
    Dian : SMS/Call/WA 08175452088
    Pin BB  D845D46F

    Tyas : SMS/Call/WA 08175453045/08562872314
    Pin BB DB284020

    Wiwin : SMS/Call/WA 081392084671
    Pin BB D8820FD8

    Email : duaputrijogja@gmail.com